Gimana Cara Mengatur Keuangan Orang yang Hobi Kuliner Supaya Keuangan Sehat?


Salah satu kegemaran yg dikala ini menjadi tren ialah kuliner. Apalagi para milenial yg punya kegemaran jalan-jalan, jadi kegemaran masakan pun tidak jarang juga melekat pada diri mereka.

Kalau keadaan keuangan tetap terkontrol, kegemaran ini mungkin tidak masalah. Masalahnya, kalau kegemaran ini malah bikin kantong cekak apalagi pendapatan belum stabil, sempurna faktor ini wajib dipikirkan lagi.

Lalu, gimana ya tutorial mengatur keuangan supaya kegemaran masakan tetap jalan?

Sebenarnya, ada tidak sedikit tutorial yg mampu kamu perbuat supaya kegemaran kulinermu tidak mengganggu keadaan finansialmu. Kamu mampu memulainya dengan melakukan perencanaan keuangan.

Perencanaan keuangan mempunyai manfaat yg mampu menolong kamu untuk mengenal faktor apa saja yg mampu kamu rencanakan dengan cara keuangan untuk dikala ini dan masa mendatang.

Kamu juga mampu membikin perencanaan keuangan dalam bentuk anggaran keuangan. Nah, Agar lebih praktis, mudah, dan menyenangkan, gunakan saja Aplikasi Finansialku.

Mengatur Keuangan Orang yg Hobi Kuliner
Bagi kamu yg punya kegemaran kuliner, sudahkah kamu mempunyai taktik tersendiri untuk mengatur keuangan supaya tetap sehat tapi kegemaran masakan tidak terganggu?

Bagi yg belum, jangan khawatir. Berikut ini beberapa trik mengatur keuangan tetap sehat bagi kamu yg mempunyai kegemaran kuliner, yaitu:

#1 Pisahkan dari Anggaran Pengeluaran Sehari-hari
Kalau pendapatanmu telah stabil, mungkin ini bukan menjadi faktor besar karena kamu hanya tinggal mengalokasikan sebagian dana untuk dana pengeluaran eksklusif terkait dengan kegemaran masakan yg kamu jalani.

Tapi, bagi kamu yg punya pendapatan yg belum stabil alias bahkan pas-pasan, sempurna kamu wajib sedikit berjuang, entah itu meningkatkan sumber pendapatan alias dengan mengatur dan mengalokasikan dana dengan lebih ketat dan terpantau.

Misalnya, kamu telah mengalokasikan pendapatanmu untuk kebutuhan sehari-hari, anggaran asuransi, investasi dan juga dana cadangan alias dana darurat dan cicilan yg wajib kamu lunasi semacam cicilan kendaraan alias cicilan rumah.

#2 Buat Anggaran Tersendiri untuk Hobi
Memasukkan pengeluaran kegemaran pada anggaran pengeluaran eksklusif mungkin tetap mampu tidak terkontrol.

Untuk membuatnya mampu terpantau dengan jelas, kamu mampu membikin anggaran khusus untuk kegemaran kulinermu.

Rencanakan berapa dana yg akan kamu keluarkan setiap bulannya untuk kegemaran kulinermu.

Taati anggaran yg telah kamu buat dengan tidak membelanjakan uangmu melebihi rincian anggaran yg telah kamu tetapkan sebelumnya.

Jika pada bulan tertentu kamu “kalap” dan pengeluaran untuk kegemaran traveling-mu melebihi anggaran, kamu wajib memaksakan diri untuk memotong anggaran anggaran kegemaran masakan pada bulan ke depan untuk menutupi kekurangan dari kelebihan anggaran pada bulan berjalan.

Dengan menaati alokasi anggaran yg telah ditetapkan, ini akan menjaga supaya keadaan keuanganmu tetap sehat dan tidak mengganggu pos anggaran lainnya.

Kalau ini terjadi, kamu bisa-bisa terikat utang karena wajib menutupi anggaran anggaran pokok yg wajib kamu keluarkan setiap bulannya.

#3 Batasi Anggaran
Melakukan kegemaran terbukti mampu lupa waktu bahkan berapapun anggaran yg dikeluarkan, rutin ada argumen untuk mengeluarkan dana untuk membiayai hobi.

Jika kamu terbukti punya pendapatan yg cukup, besar, mungkin ini tidak terlalu masalah.

Tapi, bukankah lebih baik mengalokasikan dana berlebih untuk kebutuhan masa tua yg dimasukkan dalam dana investasi?

Oleh karena itu, taktik jitu yg mampu dilakukan ialah dengan membatasi anggaran hobimu.

Miliki paradigma bahwa kebutuhan masa depanmu alias masa hari tuamu juga butuh menjadi suatu prioritas.

#4 Hindari Berutang
Meskipun utang tidak selamanya berdampak negatif, tapi berutang untuk menyalurkan kegemaran bukanlah jalan paling baik dan sebaiknya kamu tidak melakukannya apabila kamu ingin keadaan keuangan tetap sehat dan nasib sejahtera terhindar dari utang.

Dengan berutang, kamu selain wajib mengembalikan pokok utang tapi juga bunga yg semakin berbunga.

Bayangkan kamu tidak menikmati hidupmu karena dikejar-kejar oleh penagih utang hanya gara-gara kamu ingin membiayai hobimu.

Bukannya menikmati hobimu, malahan hidupmu tidak hening dan tidur pun tidak nyenyak di malam hari karena wajib berurusan dengan debt collector.

#5 Hobi Jadi Bisnis
Kenapa tidak membikin kegemaran masakan yg kamu jalankan sehingga suatu urusan ekonomi yg mendatangkan keuntungan finansial buatmu?

Membangun dan menjalankan urusan ekonomi yg berawal dari suatu kegemaran sempurna akan sangat menyenangkan.

Selain kegemaran kulinermu mampu tersalur, kamu juga mendapat uang alias penghasilan darinya.

Seperti peribahasa, “Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui”.

Kamu mampu membikin urusan ekonomi masakan dengan membangun urusan ekonomi catering yg kemudian mampu dikembangkan menjadi suatu warung alias toko bahkan restoran.

Bisnis masakan mampu sehingga suatu kesempatan perjuangan yg menjanjikan apalagi urusan ekonomi makanan terbukti dipercaya tidak akan sempat ada habisnya.

Peluang urusan ekonomi masakan lainnya ialah menjadi travel-culinary vlogger.

Sambil jalan-jalan, merasakan makanan khas dari setiap penjuru destinasi wisata yg kamu kunjungi sambil membikin review dan miliki subscriber yg membikin mereka menunggu-nunggu setiap posting-an vlog-mu.
Advertisement

Klik Untuk Komentar