Kualitas SEO vs Kuantitas Pengunjung Blog


Memiliki suatu blog dengan nilai SEO yg tinggi ditambah dengan kuantitas pengunjung blog yg tak sedikit pada dasarnya merupakan harapan alias harapan semua blogger (termasuk saya sebagai pemula ini). Namun tak sedikit blogger yg tak lebih menyadari bahwa kedua faktor tersebut tak bisa dilakukan hanya dengan 1 (satu) aktivitas blogging. Kedua faktor tersebut memperlukan 2 (dua) aktivitas blogging yg tak sama (meskipun bisa dilakukan dalam satu rangkaian kegiatan).

Banyak blogger mempunyai ekspektasi yg berlebihan manakala ia telah menerapkan meningkatkan secara optimal SEO yg sedemikian rupa dengan argumen untuk memperoleh jumlah kunjungan yg banyak. Harapan tersebut sah-sah saja, tetapi menurut kacamata langsung saya, segala macam bentuk upaya meningkatkan secara optimal SEO ini mempunyai tujuan mutlak untuk menempatkan suatu blog alias halaman blog pada suatu posisi tertentu dari yg akan terjadi pencarian search engine, serta bukan untuk meraih visitor blog dalam jumlah besar. Untuk meraih pengunjung blog pasti saja butuh dilakukan upaya-upaya lain yg lebih proporsional sifatnya.

Contoh gampang dari permasalahan ini merupakan : Kita ingin mengajak orang-orang untuk datang berkunjung ke rumah kita pada suatu agenda tertentu. Untuk memuluskan agenda tersebut, jadi kita membenahi rumah supaya terkesan keren serta bersih. Tentu saja langkah ini sia-sia, jikalau kita ingin mengajak orang, telah seharusnya kita melayangkan undangan, serta bukan membenahi rumah.

Demikian halnya dalam aktivitas di dunia blogging, bila kita ingin memperoleh tak sedikit visitor blog, pasti saja tak dengan menerapkan praktek-praktek meningkatkan secara optimal SEO, melainkan kita harus serta harus melakukan upaya-upaya sosialisasi serta alias promosi blog (bisa juga halaman artikel blog) dengan memanfaatkan beberapa macam media promosi yg ada (termasuk media sosial, periklanan ataupun forum-forum bersosial yg ada).

Mana yg lebih penting : Kualitas SEO alias Kuantitas Pengunjung Blog ?

Bagi saya langsung keduanya sama-sama penting dalam setiap aktivitas pengelolaan suatu website alias blog. Kualitas SEO yg maksimal akan mempermudah kita untuk berkomunikasi dengan search engine, sementara jumlah pengunjung blog yg tak sedikit akan menambah popularitas blog yg sedang kita bangun. Keduanya sama-sama penting demi perkembangan blog dengan cara umum.

Namun sebaliknya, bilamana kita lebih concern dengan faktor nilai website alias blog, jadi nilai SEO menjadi opsi pertama. Upaya meningkatkan secara optimal SEO yg maksimal pada akhirnya akan sanggup menempatkan suatu blog (halaman blog) pada posisi ber-kasta tinggi dalam suatu daftar yg akan terjadi pencarian search engine. Posisi yg sedemikian ini berpotensi untuk mendatangkan jumlah klik yg tak sedikit dari calon-calon pengunjung blog. Selanjutnya upaya-upaya promosi hanya bersifat memberi dukungan semata, tetapi bukan berarti tak butuh dilakukan.

Terlepas dari faktor nilai konten, suatu halaman blog yg mempunyai kasta paling atas pada suatu daftar yg akan terjadi pencarian, untuk sementara waktu bisa kita persepsikan sebagai suatu konten yg sanggup berkomunikasi dengan search engine dengan cara lebih maksimal dibandingkan dengan konten-konten yg lainnya. Untuk mencapai posisi demikian itu  diperlukan upaya-upaya meningkatkan secara optimal search engine dengan cara lebih maksimal. Namun butuh juga diwaspadai, untuk kini beberapa search engine (termasuk Google) bukanlah robot yg bisa dengan mudah untuk dikelabui. Sebuah halaman artikel blog yg akan terjadi copy paste, bila dioptimasikan dengan cara maksimal pasti akan mempunyai strata paling atas pada suatu daftar halaman pencarian. Namun posisi tersebut tak akan bisa bersi kukuh untuk jangka waktu yg lama, alias cenderung hanya bersifat sementara waktu. Secara lambat tetapi pasti, robot search engine pasti akan menyadari keadaan artikel tersebut (tidak berkualitas), serta pasti saja akan menghilangkannya dari proses crawling alias indexing, dengan akibat akhirnya hilang lenyap dari daftar pencarian.

Berbicara mengenai kuantitas pengunjung blog, sebagai seorang blogger kita pasti saja harus rutin berusaha supaya kuantitas kunjungan blog yg besar ini tak hanya bersifat temporer (booming hanya untuk kurun waktu tertentu serta seusai itu lenyap), jikalau mungkin kuantitas kunjungan ini bisa kita pertahankan untuk jangka waktu yg lama alias permanen (bila memungkinkan). Cara satu-satunya merupakan rutin berupaya melakukan update artikel dengan sesuatu yg fresh serta berkualitas. Kenapa saya sebut dengan istilah "fresh", faktor ini lebih mengacu pada statement Matt Cutts pada kurang lebih tahun 2014 lalu, bahwa 25%-30% konten blog merupakan duplikat konten. Oleh karenanya benar-benar susah bagi kita untuk membicarakan sesuatu faktor dengan cara "benar-benar original". Benar-benar original di sini lebih mengacu terhadap keadaan belum sempat ada serta belum sempat dipublikasikan di internet. Istilah "fresh" tersebut lebih fleksibel sebab kita akan rutin berusaha mengulas suatu topik dari aspek pandang yg tak sama dengan tak sedikit yg ada.

Satu faktor yg butuh saya tekankan sebagai akhir dari artikel ini adalah, kuantitas pengunjung blog tak selamanya bisa dikonotasikan untuk menggambarkan tingkat nilai suatu website alias blog tersebut. Sebagai contoh : Facebook (sebagai suatu website jejaring sosial), dalam satu hari sanggup mendatangkan pengunjung sampai jutaan orang, tetapi bila kita cermati isi artikel lebih banyak didominasi pengunjung yg datang benar-benar jauh dari unsur nilai (berdasarkan parameter umum). Mayoritas pengunjung lebih suka menampilkan foto-foto dia alias kelompoknya alias sekedar menuliskan update status yg pasti saja tak tidak sedikit  diperlukan oleh orang-orang lain (alias tak terlalu bermanfaat).
Advertisement

Klik Untuk Komentar